Jumat, 25 November 2011

Si Kancil dan Siput


Angin yang berhembus semilir-semilir membuat penghuni hutan mengantuk. Begitu jugadengan Si Kancil. Untuk mengusir rasa kantuknya ia berjalan-jalan di hutan sambil membusungkan dadanya. Sambil berjalan ia berkata, "Siapa yang tak kenal Kancil. Si pintar,si cerdik dan si pemberani. Setiap masalah pasti selesai olehku". Ketika sampai di sungai, iasegera minum untuk menghilangkan rasa hausnya. Air yang begitu jernih membuat Kancildapat berkaca. Ia berkata-kata sendirian. "Buaya, Gajah, Harimau semuanya binatang bodoh, jika berhadapan denganku mereka dapat aku perdaya".
boneka tangan hewan halfbody by tsabitaboneka

Si Kancil tidak tahu kalau ia dari tadi sedang diperhatikan oleh seekor Siput yang sedang duduk di bongkahan batu yang besar. Si Siput berkata, "Hei Kancil, kau asyik sekali berbicara sendirian. Ada apa? Kamu sedang bergembira?". Kancil mencari-cari sumber suara itu. Akhirnya ia menemukan letak Si Siput.
"Rupanya sudah lama kau memperhatikanku ya?". Siput yang kecil dan imut-imut. Eh bukan!. "Kamu memang kecil tapi tidak imut-imut, melainkan jelek bagai kotoran ayam". Ujar Si Kancil. Siput terkejut mendengar ucapan Si Kancil yang telah menghina dan membuatnya jengkel. Lalu Siputpun berkata, "Hai Kancil!, kamu memang cerdik dan pemberani karena ituaku menantangmu lomba adu cepat". Akhirnya mereka setuju perlombaan dilakukan minggu depan.

Setelah Si Kancil pergi, Siput segera memanggil dan mengumpulkan teman-temannya. Ia meminta tolong teman-temannya agar waktu perlombaan nanti semuanya harus berada di jalur lomba. "Jangan lupa, kalian bersembunyi di balik bongkahan batu, dan salah satu harus segera muncul jika Si Kancil memanggil, dengan begitu kita selalu berada di depan Si Kancil," kata Siput.

Hari yang dinanti tiba. Si Kancil datang dengan sombongnya, merasa ia pasti akan sangat mudah memenangkan perlombaan ini. Siput mempersilahkan Kancil untuk berlari duluan danmemanggilnya untuk memastikan sudah sampai mana ia sampai. Perlombaan dimulai.Kancil berjalan santai, sedang Siput segera menyelam ke dalam air. Setelah beberapa langkah, Kancil memanggil Siput.
Tiba-tiba Siput muncul di depan Kancil sambil berseru, "Hai Kancil! Aku sudah sampai sini." Kancil terheran-heran, segera ia mempercepat langkahnya. Kemudian ia memanggil Si Siput lagi. Ternyata Siput juga sudah berada di depannya. Akhirnya Si Kancil berlari, tetapi tiap ia panggil Si Siput, ia selalu muncul di depan Kancil. Keringatnya bercucuran,
Si Kancil (spesial order)

kakinya terasa lemas dan nafasnya tersengal-sengal. Ketika hampir finish, ia memanggil Siput, tetapi tidak ada jawaban. Kancil berpikir Siput sudah tertinggal jauh dan ia akanmenjadi pemenang perlombaan. Si Kancil berhenti berlari, ia berjalan santai sambilberistirahat. Dengan senyum sinis
Kancil berkata, "Kancil memang tiada duanya." Kancil dikagetkan ketika ia mendengar suara Siput yang sudah duduk di atas batu besar. "Oh kasihan sekali kau Kancil. Kelihatannya sangat lelah, Capai ya berlari?". Ejek Siput. "Tidak mungkin!", "Bagaimana kamu bisa lebih dulu sampai, padahal aku berlari sangat kencang", seru Si Kancil.

"Sudahlah akui saja kekalahanmu," ujar Siput. Kancil masih heran dan tak percaya kalau adikalahkan oleh binatang yang lebih kecil darinya. Kancil menundukkan kepala dan mengakuikekalahannya. "Sudahlah tidak usah sedih, aku tidak minta hadiah kok. Aku hanya inginkamu ingat satu hal, janganlah sombong dengan kepandaian dan kecerdikanmu dalammenyelesaikan setiap masalah, kamu harus mengakui bahwa semua binatang mempunyaikelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi jangan suka menghina dan menyepelekanmereka", ujar Siput. Siput segera menyelam ke dalam sungai. Tinggallah Si Kancil denganrasa menyesal dan malu.

HIKMAH :Janganlah suka menyombongkan diri dan menyepelekan orang lain, walaupun kitamemang cerdas dan pandai.

Sabtu, 19 November 2011

Singa dan Lebah

boneka tangan singa by tsabitaboneka

dibutuhkan: boneka tangan singa dan boneka jari lebah

 Seekor singa sedang tidur-tiduran di sebuah padang rumput di hutan. Karena perutnya sudah kenyang, ia pun tertidur. Di tengah-tengah tidurnya yang pulas seekor lebah terbang mengelilingi sang raja hutan tersebut. Si lebah hendak mengisap bunga dekat singa itu. Suara lebah yang mendengung membuat singa terbangun.. Ia merasa terusik dengan si nyamuk

 ”Mmhhh... Awas kau nyamuk! Kau sudah mengganggu tidurku. Singa berusaha menangkap si lebah tapi dengan gesitnya si lebah bisa menghindar. ”Kau menyombongkan dirimu sebagai raja binatang. Tetapi aku tak takut padamu,” ejek Lebah.

 Singa marah sekali. Sementara itu lebah mencari kesempatan untuk menyengatnyaa. Mengakulah kalah, Taring dan cakarmu yang tajam itu pun tak mampu menyakiti diriku. Nah sekarang giliranku,” kata lebah lagi. Kemudian ia mengembangkan sayapnya sambil mengepak-ngepakkannya dengan dahsyat.

boneka jari 2dimensi by tsabitaboneka

 ”Tolong...” teriak Singa sembari menggaruk wajahnya. Karena tak tahan, Singa melompat ke sungai untuk mengompres wajahnya yang bengkak. ”Sekarang akuilah kekalahanmu,” seru Lebah. Lalu ia terbang dengan congkaknya. Tiba-tiba ia terjerat ke dalam sarang laba-laba. Ia berusaha keras untuk meloloskan diri. Tetapi laba-laba itu dengan cepat menyerang dan membunuhnya. ”Oh, tak pernah kubayangkan aku akan mati oleh makhluk sekecil ini setelah berhasil mengalahkan Singa si Raja hutan,” tangisnya..
boneka jari lebah by tsabitaboneka

Pesan moral : Jangan pernah menganggap suatu hal yang kecil dapat dengan mudah dilakukan. Dan jangan pernah merasa sombong dengan keberhasilan melakukan sesuatu hal yang besar.

Keledai pembawa garam

boneka tangan keledai
by tsabitaboneka
Boneka tangan: keledai dan laki-laki

Pada suatu hari di musim panas, tampak seekor keledai berjalan di pegunungan. Keledai itu membawa beberapa karung berisi garam di punggungnya. Karung itu sangat berat,sementara matahari bersinar dengan teriknya. "Aduh panas sekali. Sepertinya aku sudahtidak kuat berjalan lagi," kata keledai. Di depan sana, tampak sebuah sungai. "Ah, ada sungai! Lebih baik aku berhenti sebentar," kata keledai dengan gembira.
Tanpa berpikir panjang, ia masuk ke dalam sungai dan byuur! Keledai itu terpeleset dan tercebur. Ia berusaha untuk berdiri kembali, tetapi tidak berhasil. Lama sekali keledai berusaha untuk berdiri. Anehnya, semakin lama berada di dalam air, ia merasakan beban di punggungnya semakin ringan. Akhirnya keledai itu bisa berdiri lagi. "Ya ampun, garamnya habis!" kata tuannya dengan marah. "Oh, maaf! garamnya larut di dalam air ya?" kata keledai.
boneka tangan muppet boy
by tsabitaboneka
Beberapa hari kemudian, keledai mendapat tugas lagi untuk membawa garam. Seperti biasa,ia harus berjalan melewati pegunungan bersama tuannya. "Tak lama lagi akan ada sungai di depan sana," kata keledai dalam hati. Ketika berjalan menyeberangi sungai, keledaimenjatuhkan dirinya dengan sengaja. Byuuur!. Tentu saja garam yang ada di punggungnyamenjadi larut di dalam air. Bebannya menjadi ringan. "Asyik! Jadi ringan!" kata keledai ringan. Namun, mengetahui keledai melakukan hal itu dengan sengaja, tuannya menjadi marah."Dasar keledai malas!" kata tuannya dengan geram.
Keesokan harinya, keledai mendapat tugas membawa kapas. Sekali lagi, ia berjalan bersama tuannya melewati pegunungan. Ketika sampai di sungai, lagi-lagi keledai menjatuhkan diri dengan sengaja.
Byuuur!. Namun apa yang terjadi? Muatannya menjadi berat sekali. Rupanya kapas itu menyerap air dan menjadi seberat batu. Mau tidak mau, keledai harus terus berjalan dengan beban yang ada di punggungnya. Keledai berjalan sempoyongan di bawah terik matahari sambil membawa beban berat dipunggungnya.

HIKMAH :Berpikirlah dahulu sebelum bertindak. Karena tindakan yang salah akan menyebabkankerugian bagi kita.

Selasa, 15 November 2011

Rubah dan burung gagak

Boneka tangan : Rubah dan burung gagak

Seekor rubah melihat seekor burung gagak terbang dengan membawa sepotong keju di paruhnya dan hinggap di atas sebuah pohon.

Rubah yang berada disekitar pohon itu melihat ke atas dan mengincar keju tersebut. dan diapun berjalan mendekati batang pohon itu.


“Selamat siang Gagak yang cantik, si Rubah memuji.” Betapa cantiknya kamu hari ini, Betapa mengkilapnya bulumu, Sungguh sangat indah sinar matamu, Saya yakin suaramu lebih indah dari burung burung yang lain. Ijinkan saya mendengarkan satu lagu darimu, dan saya akan menyapa kamu dengan sebutan si Ratu Burung.”

Burung gagak itupun mulai mengangkat kepalanya dan mencoba bernyanyi sebaik mungkin tetapi ketika dia membuka mulutnya, keju yang ada dimulutnya jatuh ke tanah, dengan seketika si Rubah menangkap keju yang jatuh tersebut.

“Haha, Itulah yang akan saya lakukan, itulah yang saya inginkan, sebagai pertukaran dengan kejumu, Saya akan memberimu nasehat, untuk dimasa yang akan datang, bahwa jangan langsung percaya kepada orang yang memberimu puji-pujian.

Cerita : Aesop

Dari situs: ceritaanak.net

Emas dan Batu

Boneka jari/boneka tangan: Petani, bapak tetangga, pencuri

Berkat kerja keras dan selalu menabung, petani itu akhirnya kaya raya. Karena tak ingin tetangganya tahu mengenai kekayaannya, seluruh tabungannya dibelikan emas dan dikuburnya emas itu di sebuah lubang di belakang rumahnya. Seminggu sekali digalinya lubang itu, dikeluarkan emasnya, dan diciuminya dengan penuh kebanggaan. Setelah puas, ia kembali mengubur emasnya.

boneka tangan petani fullbody
by tsabitaboneka

Pada suatu hari, seorang penjahat melihat perbuatan petani itu. Malam harinya, penjahat itu mencuri seluruh emas si petani.


Esok harinya petani itu menangis meraung-raung sehingga seluruh tetangga mengetahui apa yang terjadi. Tak seorang tetangga pun tahu siapa yang mencuri emasnya. Jangankan soal pencurian, tentang lubang berisi emas itu saja mereka baru tahu hari itu. Kalau tidak ada pencurian, tak ada yang tahu bahwa petani itu memiliki emas yang dikubur di belakang rumahnya. Sebagian orang ikut bersedih atas pencurian itu, sebagian yang lain mengejek dan menganggap petani itu bodoh.


“Salah sendiri menyimpan emas di rumah. Mengapa tidak dijual saja dan uangnya dipakai untuk membangun rumah. Biar rumahnya lebih bagus, tidak reot seperti sekarang. Itulah ganjaran orang kikir. Kalau dimintai sumbangan, selalu saja jawabannya tidak punya. Sekarang, rasakan sendiri!”


boneka tangan kakek
halfbody by tsabitaboneka
Tetapi tak seorang pun yang berani terus terang mengejek atau mengumpat petani yang ditimpa kemalangan itu. Semua ejekan dan umpatan hanya diucapkan di antara sesama mereka saja, tidak di hadapan si petani. Hanya seorang lelaki tua miskin yang berani bersikap jujur kepada petani itu. Lelaki tua itu tinggal tak jauh dari rumah si petani.


 “Sudahlah, begini saja. Di lubang bekas emas itu kuburkanlah sebongkah batu atau apa saja dan berlakulah seperti sebelum kau kecurian.”
Mendengar itu, si petani marah.



 “Apa maksudmu? Kau mengejekku, ya? Yang hilang itu emas, bukan batu. Kau sungguh tetangga yang jahat. Kau memang orang miskin yang cuma bisa mengubur batu. Aku bisa mengubur emas atau apa saja semauku. Kini aku kehilangan emas dan kau enak saja menyuruhku mengubur batu. Kau pikir batu sama dengan emas?!”
Suasana pun gaduh. Orang-orang melerai.


Dengan tenang lelaki tua itu menjawab:

“Apa bedanya emas dan batu? Kalau kau bisa mengubur emas, seharusnya kau juga bisa mengubur batu. Tahukah kau, dengan mengubur emas berarti kau telah menjadikan logam mulia itu sebagai barang yang tidak berharga. Lalu, apa salahnya kau mengubur batu dan berkhayal yang kau kubur itu adalah emas.”

(Diceritakan kembali oleh: Prih Suharto. Sumber: Sketches for a Portrait of Vietnamese Culture)

Sumber situs :ceritaanak.org

Senin, 14 November 2011

Si Gembala Pembohong

Boneka tangan/boneka jari : anak laki-laki, petani, bapak,ibu,serigala,kambing

boneka tangan muppet boy
by tsabitaboneka
Di suatu desa ada seorang anak gembala. Setiap hari dia menggembalakan kambingnya di padang rumput agak jauh dari desa. Si Gembala itu anak yang nakal. Dia suka berbuat usil dengan teman-temannya. Pada suatu hari yang panas, dia sedang menggembala kambing-kambingnya di sebuah padang rumput, tak jauh dari desanya. Di kelompok lain, kambing-kambing orang-orang desa digembalakan juga, meski tidak ada yang menjaganya. Tiba-tiba, dia punya ide jahat untuk membohongi warga desa. Kemudian dia berteriak keras, "Ada serigala! Ada serigala! Tolong... tolong...tolong!" "Serigala mau makan kambing-kambing kita." Dia berharap warga desa mendengar teriakannya dan segera berlari ke arah padang rumput.


boneka tangan muppet
by tsabitaboneka
Warga desa yang mendengar teriakan anak itu segera berlari ke padang rumput untuk menyelamatkan kambing-kambing mereka. Namun ketika mereka sampai, ternyata tidak ada serigala. Hanya anak gembala itu yang tertawa terpingkal-pingkal melihat warga desa yang telah dibohonginya.

Keesokan harinya, anak gembala tersebut mengulangi tipuannya. Dia berteriak lebih keras dari sebelumnya, “ada serigala…. Ada serigala… kambing-kambing kita mau dimakan… Warga desa kembali bergegas hendak menyelamatkan kambing-kambing mereka. Anak gembala itu kembali tertawa terpingkal-pingkal.

boneka tangan cablak
anjing by tsabitaboneka
Sampai pada suatu hari, segerombolan serigala benar-benar datang menghampiri kambing-kambing anak gembala itu. Si anak gembala begitu ketakutan dan segera berteriak keras sekali, "Tolooong... toloooong, ada serigala mau makan kambing kambing ku, tolong!" Para warga desa mendengar teriakan anak gembala itu. Namun mereka diam saja, dikira pasti itu tipuan anak gembala itu lagi. Maka mereka diam saja di desa meneruskan pekerjaan mereka. Malang si anak gembala, semua kambingnya habis dimakan serigala.

Begitulah nasib yang menimpa anak yang sering berbohong: bahkan berkata benar pun tidak ada orang yang akan percaya.

Keledai yang terperosok



Boneka Tangan : Petani, Keledai, bapak-bapak


Suatu hari, keledai milik seorang petani terperosok ke dalam sumur. Hewan itu menangis histeris selama berjam-jam, sementara Pak Tani berusaha sebisanya mengeluarkan hewan itu dari sana. Upaya penyelamatan itu berkali-kali dilakukan namun selalu gagal. Dari dasar sumur yang dalam itu sudah tidak terdengar lagi rengekan si keledai. Baik Pak Tani maupun si keledai sama-sama terkuras tenaganya.

Dengan putus asa akhirnya, Pak Tani memutuskan untuk menutup sumur tua itu dan mengubur keledainya hidup-hidup. Dia berpikir keledainya sudah tua dan tidak produktif lagi sementara sumur itupun perlu ditimbun karena berbahaya.

Pak Tani mengajak para tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai melemparkan tanah ke dalam sumur. Menimbun keledai itu. Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.


Walaupun punggungnya terus ditimpa bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang- guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu. Sementara para tetangga Pak Tani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu. Si keledai terus melanjutkan menguncang-guncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!

Putri Raja dan Gadis Desa

Boneka Tangan yang dipakai: Putri, Ratu, pengasuh, anak perempuan, ayah, ibu.




boneka tangan kerajaan /set
by tsabitaboneka
Billa sering melihat putri Safira berjalan-jalan di taman bunga bersama pengasuhnya. Dari jauh Billa selalu memperhatikan putri Safira yang cantik dan selalu memakai gaun yang indah. Dan bila ingin berpergian, ada kereta kuda yang siap mengantarkannya . Billa yakin, kalau makanan Safira pun pasti selalu lezat rasanya. Sebenarnya wajah Billa dan putri Safira agak mirip cuma putri Safira selalu bersih dan wangi beda denga penampilan Billa yang lusuh.




boneka tangan fullbody
anak perempuan
by tsabitaboneka

“hmm, aku tak suka pada Safira”, ujar Billa kepada dirinya sendiri. Ia merasa iri akan nasib mujur Safira yang dilahirkan sebagai putri raja. “ia memiliki begitu banyak benda yang indah”, pikir Billa, “sedangkan aku tak punya apa pun. Uh, aku benci padanya!”

 Pada suatu hari, Billa melihat putri Safira berlari mendekatinya. Ia sendirian. Billa heran, biasanya Safira selalu ditemani pengasuhnya. Ketika sampai di dekat Billa, Safira berhenti sambil tertawa. “tahukah kamu?” katanya. “pengasuhku tertidur. Aku lari dan meninggalkannya. “Bagaimana kalau kita bermain-main?”
Billa tak tersenyum sedikit pun. Dipandangnya gaun Safira yang indah dengan sangat iri. Kemudian, dipandangnya gaunnya sendiri yang terbuat dari bahan kasar berwarna merah.
boneka tangan keluarga indonesia halfbody by tsabitaboneka

“aku tak mau bermain denganmu”, ujar Billa kasar. “nasibmu sangat mujur, kau punya segala sesuatu, sedang aku sama sekali tidak!, kau putri raja, sedangkan aku Cuma gadis desa!”.
“ ah, menjadi putri raja bukanlah sesuatu yang menguntungkan!”, seru Safira. Ia sangat heran bahwa Billa menganggapnya mujur menjadi putri raja. “apakah kau anggap, ke mana-mana harus ditemani pengasuh itu suatu yang menyenangkan? Oh, aku ingin bisa pergi sendiri tanpa dibuntuti pengasuh! Bosan rasanya harus duduk berjam-jam di tengah pesta pora dengan makanan dan minuman lezat!. Ayah dan ibuku setiap hari sibuk, dan tidak pernah sempat bermain denganku, dan mengantarkan ku tidur pada malam hari! Apakah nasib seperti itu kau anggap mujur?”

“apalagi aku! Aku gadis desa yang miskin! mujurkah nasib sepertiku ini?” Tanya Billa. “aku harus mengasuh adikku yang masih bayi. Kamarku sempit dan bau, itu pun harus kutempati bersama adik perempuanku. Setiap hari aku harus membantu ayah di ladang. Lalu, aku harus pula membantu ibu membuat roti dan kue.”
Boneka tangan putri
by tsabitaboneka

“oh, betapa senang aku jadi kau,” kata Safira. “koki di istana terlalu resmi. Aku sama sekali tak boleh menjenguk dapur. Jadi, rupanya nasib kita sama saja bukan? Bagai mana kalau kita bertukar tempat sebentar, aku jadi kau dan kau jadi aku, setuju?”
Billa tak bisa menolak usul Safira. Diapun meminta ijin ke Ayah ibunya bahwa Safira akan menginap, Billa merahasiakan bahwa Safira adalah seorang putri raja hanya dikatakan Safira teman mainnya. Dalam sekejap, Billa telah mengenakan pakaian Safira dan Safira mengenakan pakaian Billa. Safira bermain dengan adik Billa yang masih bayi. Ia sangat menyukai bayi. Di istana tak ada seorang bayi pun .Dan Safira membantu orangtua Billa dengan sukacita.

Tiba-tiba pengasuh Safira datang. Wajahnya merah padam penuh amarah. Ketika melihat Billa, ia langsung mengira bahwa Billa adalah Safira. “dasar putri nakal! Kau berani lari meninggalkanku,ya?!” serunya. “awas! Sore nanti sebagai hukuman tak boleh mencicipi kue!”. Billa agak diseret kembali ke istana. Pengasuh itu sangat disiplin, malah jauh lebih disiplin daripada ibu Billa. Setiap kali,ada-ada saja yang dicelanya pada Billa. “jangan makan dengan sikut di atas meja! Jangan bicara waktu mulut masih penuh! Mengapa rambutmu? Begitukah seharusnya sikap seorang putri? Awas, kulaporkan kau kepada ratu!”

Ketika ratu singgah sebentar di tempat bermain anaknya, si pengasuh segera melaporkan segala kenakalan dan kesalahannya. “oh, betapa nakalnya kau, Safira!” bentak ratu. “tak tahukah kau bahwa belajar bersikap anggun itu sangat penting bagi seorang putri? Pengasuh, mempersiapkan Billa secantik-cantiknya untuk pesta nanti malam. Tapi ingat, kau hanya boleh memakan pudding susu, sebab makanan yang lainnya tak baik untuk anak kecil. Kau dengar itu?”
boneka tangan ratu
by tsabitaboneka

Pengasuh memandikan Billa lalu mendandaninya. Berkali-kali ia membentak Billa. “berdiri yang tegak! Nah, sekarang tunjukkan kepadaku bahwa kau bisa membungkuk dengan anggun. Astaga! Kau melakukannya seperti belum pernah diajari saja!”
Billa tak sabar menunggu pesta besar itu, tetapi, oh betapa membosankan pesta itu! berjam-jam lamanya Billa menunggu pesta itu berakhir, dan selama itu dia harus duduk tegak dan diam dengan anggun. Lalu, ketika tiba acara makan malam, ia tidak diperbolehkan makan apapun selain pudding susu.
Pengasuhnya mengingatkannya yang boleh dimakan. “aku ingin kue selai” Billa berkata keras. Ratu sangat terkejut. “bawalah dia ke tempat tidurnya” kata ratu. “mungkin ia lelah dan tidak enak badan”.Pengasuhnya segera menyeret Billa keluar dari ruang pesta. Setelah memarahinya, pengasuh itupun menyuruh Billa tidur. Billa menangis. Ratu tak datang ke kamarnya mengucapkan selamat tidur , bahkan Ratu tidak menyadari bahwa Billa bertukar peran dengan Safira. Billa merasa kesepian , ia rindu keluarganya.
“ah, aku tak suka menjadi putri raja” pikir Billa. “ternyata tidak seperti yang kubayangkan. Betapa bosannya hidup Safira di istana. Aku akan pulang, dan Safira harus segera kembali ke istana”.
boneka tangan raja
by tsabitaboneka

Billa menyelinap keluar dari kamarnya melalui jendela. Kemudian ia berlari-lari menyebrangi halaman istana. Beberapa saat kemudian, sampailah ia di gubuk tempat pohon apel dekat jendela kamarnya, lalu ia pun melompat masuk melalui jendela. Perlahan-lahan ditepuknya bahu Safira.
Safira terbangun. Ia berbaring memeluk adik Billa yang gemuk dan lucu. Melihat Billa, Safirapun cepat-cepat bangkit. “aku kembali” bisik Billa. “cepat pakailah pakaianmu dan kembalilah kau ke istana”. “tidak! Aku tak mau!” kata Safira cepat. “aku lebih senang tinggal di rumahmu. Ibumu sangat baik begitu juga ayahmu walaupun dia tidak tahu aku putri raja”. “tidak, ayo bangunlah!”. “Tapi kau iri padaku?” kata Safira. “tidak, aku bodoh merasa iri terhadapmu, Safira. Itu Cuma membuat hatiku jengkel dan pendengki. Padahal kamu baik. Aku ingin kembali ke rumahku sendiri.”balas Billa.
“baiklah” kata Safira akhirnya. “aku mengerti kau takkan mau mengorbankan rumahmu. Bolehkah sesekali datang kesini dan bermain-main dengan adikmu?”. “tentu saja boleh”, kata Billa. Sejak saat itu Billa dan Safira bersahabat. Mereka bermain bersama bila Safira menyelinap ke luar istana tanpa sepengetahuan pengasuhnya.

TIKUS DAN HARIMAU



Boneka tangan harimau
Boneka tangan yang dipakai : Tikus, Harimau, pemburu

Harimau sedang kelaparan, hari itu dia tidak mendapat hewan buruan, pas sedang lapar-laparnya ada seekor tikus lewat

Harimau : Hap….ah ketangkap kau tikus, lumayan buat pengganjal perutku…hmmm nyamm
Tikus : Kasihanilah aku harimau raja hutan yang baik…. Aku terlalu kecil untukmu… (ratap tikus minta dikasihani)
Harimau : Tapi aku lapar sekali…grrr, sekarang aku jarang sekali menemui mangsa yang besar-besar…jadi aku akan memakanmu….grrr
Tikus : Tapi rajaku… mereka tadi ada…lewat sini…mungkin mereka sembunyi karena takut dengan pemburu… Aku sedang ditunggu keluargaku…karena aku berjanji membawakan makanan untuk anak-anakku…tolong lepaskan aku… aku akan membalas jasamu karena melepaskanku…kasihanilah anak-anakku yang kelaparam…
Harimau : Bagaimana kau akan membalasnya...? (harimau heran)
Tikus : Aku akan menolongmu jika kau dalam kesulitan…teriak saja panggil aku…(janji tikus)
Harimau : ha ha ha… bagaimana mungkin engkau menolongku… melepaskan dirimu saja kamu tidak bisa….tapi…karena aku kasihan pada anak-anakmu tikus kau kulepaskan…pergilah…


Boneka tangan pemburu


Lalu harimau mencari binatang buruan lain yang lebih besar… setelah makan dan kekenyangan harimau pun tidur dibawah pohon rindang. Ketika harimau sedang asyik tidur siang, tiba-tiba datanglah pemburu mengendap-endap membawa jaring untuk menangkap harimau. Setelah mengikat jaring pemburu itu pergi untuk men gambil mobil pengangkut. Harimau terbangun dan kaget.

Boneka tangan tikus

Harimau :Hoaahem…loh kok aku terikat begini…uh..uh..susah sekali aku bergerak…uh tolooong ….grr….haaumm….toloong lepaskan
Tikus :Wah …kenapa…tuh …kok terdengar auman raja hutan…sepertinya dia dalam kesulitan…coba aku datangi.

Lalu tikus mendatangi tempat harimau, dia melihat harimau yang terikat jarring.
Tikus : Tenang saja Rajaku…hamba siap membantu
Tikus pun menggigiti jarring yang menyelubungi harimau sampai terkoyak lebar sehingga harimau bisa melepaskan diri.
Harimau : Terimakasih tikus engkau benar-benar menepati janjimu.
Sejak saat itu mereka berdua bersahabat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...